Cara Mengobati Kuku Jempol Kaki Busuk

cara-mengobati-kuku-jempol-kaki-busukJempol kaki mengalami pembusukan, penyebabnya tentu didasari oleh banyak faktor seperti halnya dengan memotong memotong kuku terlalu pendek sehingga ujung kuku merobek kulit ketika tumbuh, memakai sepatu yang terlalu ketat.

Selain itu, gerakan kaki yang berhenti secara tiba-tiba ketika berolah raga, sehingga kuku menghujam ke dalam kulit menimbulkan infeksi, kuku kotor sehingga jamur bersarang dalam kuku dan kulit. umumnya disebabkan karena jamur/bakteri sehingga kuku menjadi bau dan berbusuk yang disertai dengan nanah atau cantengan.

Pada biasanya masalah yang melibatkan infeksi ( luka bernanah ) pada jempol kaki adalah pionikia dan paronikia. Perbedaannya adalah paronikia adalah peradangan pada lipatan kulit tanpa melibatkan adanya infeksi, sementara pionikia adalah peradangan yang disertai infeksi.

Loading...

Pionikia yang Anda alami bisa diakibatkan karena posisi kuku yang menyebabkan trauma pada lipatan kuku sehingga membuat kuman mudah masuk dan menyebabkan infeksi. Pemicunya bisa dikarenakan sepatu yang terlalu pas / sempit, trauma berulang pada lipatan kuku, serta higienitas kaki yang buruk.

Cara Mengobati jempol kaki yang mengakami masalah pionikia, paronikia dan pembusukan :

Perendaman dengan Air hangat

Perndaman dengan Air hangat ini tergolong cara mengobati pionikia dan paronikia secara alami dan mudah dilakukan. Cara ini merupakan langkah awal mengatasi pionikia dan paronikia ketika hal tersebut baru mulai dengan tanda-tanda terasa sakit daerah sekitar kuku, teraba hangat, kemerahan dan bengkak, serta teraba keras. Lakukan perendaman kuku yang terkena cantengan dengan air hangat bercampur garam dua atau tiga kali sehari selama 15 menit. Perendaman mengurangi pembengkakan dan rasa sakit sehingga membantu penyembuhan. Kompres hangat pada kuku jari tangan atau jari kaki juga dapat mengurangi rasa sakit dan bengkak.

READ:  Pilihan Pengobatan Kanker Paru-Paru Stadium 4

Krim Antibiotik

Krim antibiotik yang digunakan sebagai obat pionikia dan paronikia bersifat topikal alias penggunaannya cukup dioles di luar tubuh (tidak diminum), contohnya krim Gentamisin dan Klindamisin, yang dioleskan pada daerah yang terinfeksi dapat menyembuhkan pionikia dan paronikia ringan untuk mencegah kuman tumbuh berlebih.

Terkadang pionikia dan paronikia yang lebih berat memerlukan obat antibiotik oral (yang diminum) jika perendaman dengan air hangat dan antibiotik topikal saja tidak cukup untuk mengobati infeksi pada pionikia dan paronikia yang bernanah.

Jika dengan obat topikal tidak membantu maka Anda bisa melakukan operasi ringan untuk mengangkat kuku dari dasarnya dan membersihkan lipatan kuku dari kotoran dan infeksi. Untuk melakukan ini Anda bisa menghubungi dokter umum atau dokter bedah umum untuk tindakan operasi tersebut.

Insisi dan drainase

Cara menyembuhkan pionikia dan paronikia yang satu ini dilakukan untuk kuku cantengan yang sudah bernanah, dimana cairan nanah tertahan di bawah kulit atau di bawah kuku yang terasa sakit berdenyut, ngenyut atau nyut-nyutan, bengkak dan teraba lunak (fluktuasi + ). Karena apabila pionikia dan paronikia kondisinya sudah begini tidak akan memepan lagi jika hanya menggunakan obat-obatan seperti tersebut diatas.

READ:  Pengobatan alami untuk penyakit kanker

Jagalah kebersihan kaki

Menjaga kebersihakn kaki bisa dengan menggunakan sepatu yang tidak sempit serta gunakan kaus kaki, cuci bersih kaki Anda dengan sabun antibakteri dan gosok ringan bagian jempol kaki Anda.

Menghindari rasa sakit, Bila diperlukan dilakukan pembiusan lokal dengan teknik blok anastesi terlebih dahulu. Kemudian, buatlah sayatan kecil “insisi” pada permukaan kulit yang bernanah, tentunya menggunakan alat-alat yang steril kemudian cairan nanah dikeluarkan dan dibiarkan mengalir “drainase” (jangan langsung ditutup luka sayatannya sampai beberapa hari). Sebaiknya cara ini dilakukan oleh profesional, dokter misalnya. Karena apabila tidak ditangani dengan benar malah membuat infeksi makin menyebar.

Demikian artikel kami semoga bermanfaat.

Loading...