Gejala dan Pencegahan MERS-COV yang Perlu Anda Ketahui

 

Gejala dan Pencegahan MERS-COV yang Perlu Anda KetahuiCoronavirus adalah jenis virus yang dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit, termasuk diantaranya adalah sindrom pernafasan akut parah yang dikenal sebagai SARS, dan kebanyakan infeksi dari virus ini terbilang ringan.

Tapi untuk kasus MERS- COV yang baru-baru ini ditemukan menginfeksi manusia tergolong sangat berbahaya dan lebih mematikan jika tidak ditangani sesegera mungkin.

Pengobatan atau vaksin pencegahan virus corona penyebab Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS-COV) sejauh ini belum ditemukan, dan beberapa metode pencegahan yang bertujuan untuk membatasi penyebaran virus, seperti:

1 . Mencuci tangan dengan air dan sabun, atau desinfektan lainnya , terutama setelah batuk atau bersin
ataupun setelah menangani pasien yang terinfeksi atau barang-barang pasien MERS-COV.
2 . Cobalah untuk tidak menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan anda dan hindari menyentuh pasien yang terinfeksi.
3 . Gunakan kertas tisu saat batuk atau bersin untuk menutupi hidung dan mulut, dan membuangnya di tempat sampah lalu mencuci tangan anda.
4 . Kenakan masker di tempat-tempat ramai terutama selama musim haji atau umrah.
5 . Menjaga kebersihan umum dan mencuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi.
6 . Diet seimbang, olahraga dan cukup tidur.

Metode pencegahan diatas memang tidaklah cukup untuk mebentengi diri untuk terinfeksi Virus Corona namun setidaknya bisa membantu dalam upaya pencegahan.

Hal yang penting lainnya untuk diketahu mengenai Penyakit MERS ini adalah mengenali gejala mereka agar kita lebih waspada jika sedang menemukan gejala penyakit MERS, baik pada diri kita atau orang disekitar kita. Dan Berikut adalah beberapa gejala MERS-COV yang perlu diketahui, seperti:
1. Demam dan batuk.
2. Diare dan muntah.
3. Sesak napas dan kesulitan bernafas.

Penyebaran virus ini dalam menginfeksi manusia memang belum ada informasi yang akurat tentang bagaimana penyakit ini menular dari satu orang ke orang lain, namun, diyakini bahwa penyakit ini menular dengan cara yang mirip dengan coronaviruses lainnya, seperti :
1 . Kontak langsung melalui batuk atau bersin dari pasien yang terinfeksi.
2. Transmisi tidak langsung melalui permukaan yang terkontaminasi baik dengan menyentuh benda yang terinfeksi dan kemudian menyentuh pada bagian mulut, hidung atau mata.

Bagaimana cara menangani penyakit MERS ini pada pasien yang terinfeksi?
Cara menangani pasien MERS yang terinfeksi virus corona hingga saat ini belum ada obat khususnya tetapi penyakit ini harus diperlakukan sebagai penyakit pernapasan lainnya dengan mengikuti petunjuk berikut:

1 . Mengambil obat penurun suhu bila diperlukan.
2 . Ikuti petunjuk untuk membatasi penularan penyakit.
3 . Hindari menggunakan barang-barang pribadi penderita, seperti handuk, gelas, sendok, dll.
4 . Dalam hal gejala-gejala yang lebih akut, harus mengunjungi rumah sakit sesegera mungkin.
5 . Orang tua dan mereka yang menderita penyakit kronis harus mengunjungi rumah sakit pada saat gejala pertama dari penyakit ini muncul.

Penyakit MERS-COV adalah penyakit pernafasan akut yang disebabkan oleh Virus corona dan bisa menginfeksi orang sehat melalui kontak langsung ataupun tidak langsung dari penderita, termasuk melaui hewan ternak, buah-buahan dan lain sebagainya.

 
 

TOPIK TERBARU:

urat nampak didahi, langit2 mulut kedutan, Cara ampuh meng hilangkn kutil pd wajah dan bintik hitam secara alami, manfaat kemiri nanas lobak, kedutan di selangkangan sebelah kiri, cara mengecilkan lingkar kepala, Tulang pubis, bawang putih obat ganglion, Bibir bawah terbelah, cara membersihkan lubang hidung murai batu, mengatasi telinga kelinci turun sebelah, cara menumbuhkan gigi gingsul di usia remaja, cara mengobati ganglion dengan bawang merah, urat hitam di perut kenari, Cara menumbuhkan tahi lalat