Gumpalan Darah Haid yang Abnormal


Loading...

Gumpalan Darah Haid yang AbnormalGumpalan darah diwaktu haid adalah fenomena yang mungkin pernah dialami oleh setiap wanita produktif. Hal ini tentu saja dianggap normal selama gumpalan itu ukurannya tidak terlalau besar atau banyak.

Meskipun gumpalan darah saat haid ini dianggap normal, namun pada kondisi tertentu (abnormal) bisa menjadi pertanda akan adanya masalah disekitar alat reproduksi wanita tersebut.

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas apa sesungguhnya penyebab gumpalan darah diwaktu haid anda. Dengan demikian anda bisa menentukan bahwa gumpalan darah yang anda alami masih normal atau sebaliknya.

Biasanya darah menghasilkan faktor antikoagulan yang mempertahankan viskositas darah dan tidak membiarkan pembekuan darah terjadi, tapi kadang-kadang ketika aliran darah yang banyak, faktor-faktor antikoagulan tidak mendapatkan cukup waktu untuk bekerja dan karenanya gumpalan akan terbentuk. Namun, ini adalah fenomena yang normal selama periode.

Jika gumpalan atau pembekuan darah lebih besar dari ukuran kepalan tangan seorang wanita yang terjadi sepanjang waktu menstruasi dan sesudahnya dan disertai dengan rasa sakit maka hal ini perlu anda waspadai.

Berikut adalah Penyebab umum gumpalan darah yang abnormal yang perlu mendapatkan perhatian medis, atau setidaknya segera konsultasikan pada dokter anda jika hal ini diatas anda alami.

Sindrom polycystic ovarium
Sindrom polycystic ovarium adalah masalah hormonal perempuan yang paling umum. Ketika seorang wanita menderita Sindrom polycystic ovarium keseimbangan antara estrogen dan progesteron akan terganggu. Gangguan ini menyebabkan perdarahan yang tidak teratur dan cukup berat bersama dengan hadirnya gumpalan abnormal saat haid.

Endometriosis
Endometriosis adalah kondisi lapisan dalam rahim (endometrium) mulai tumbuh di luar bagian dalam rahim. Selaput lendir ini berperilaku seperti membran mukosa endometrium normal dan mulai berdarah selama periode. Lapisan ini keluar dalam gumpalan yang terlihat seperti gumpalan besar yang keluar selama periode.

Fibroid uterus
Fibroid uterus merupakan hal yang paling terjadi pada wanita yang telah melakukan persalinan. Dan menurut perkiraan bahwa 1 dari 5 wanita mengalami fibroid rahim. Untungnya fibroid uterus ini merupakan non kanker yang tumbuh di dalam rongga rahim atau di dinding rahim.

Fibroid ini ukurannya bisa sangat kecil yang hanya dapat dilihat di bawah mikroskop tetapi mereka terus tumbuh perlahan-lahan sampai wanita mengalami menstruasi. Dan fibroid ini dapat membesar selama haid.

Umumnya fibroid ini tumbuh lebih dari satu dalam rahim wanita. Fibroid ini sangat peka terhadap hormon estrogen. Jadi selama periode ketika tingkat estrogen wanita tumbuh, fibroid ini juga tumbuh. Dan pertumbuhan mereka menyebabkan perdarahan berat bersama dengan gumpalan darah yang ukurannya cukup besar pula.

Polip

Polip adalah pertumbuhan fibroid dalam dinding bagian dalam rahim yang cenderung menonjol keluar dalam rongga rahim.

Jika polip ini tumbuh besar maka mereka cenderung menghambat aliran darah dari rahim selama periode menstruasi. Hal ini akan mempercepat proses pembekuan dalam rahim yangsetelah keluar saat mestruasi akan terlihat seperti gumpalan yang besar.

Faktor kronis lainnya

Beberapa faktor kronis lain dalam tubuh yang cenderung mempengaruhi keseimbangan antara kedua hormon wanita juga dapat menyebabkan pembekuan darah selama periode.

Faktor-faktor ini termasuk kenaikan ataupun penurunan berat secara drastis, penggunaan steroid dalam jangka panjang, perubahan tingkat hormonal seorang wanita karena menopause, penggunaan obat hormon berbasis infertilitas atau masalah reproduksi lainnya, dll.

Pembesaran Uterus
Selama kehamilan, ukuran rahim tumbuh untuk mengakomodasi bayi yang sedang tumbuh. Dan akan menyusut kembali setelah persalinan.

Tapi, terkadang pula ukuran rahim tidak menyusut ke ukuran normalnya sehingga menyebabkan kolam darah dalam rahim. Darah ini cenderung menggumpal di dalam rahim dan menyebabkan gumpalan besar saat menstruasi.

Jika gumpalan darah yang ukurannya besar ini diserta dengan kram yang menyakitkan maka harus dikonsultasikan pada dokter anda.

Loading...